Kelebihan
dan Kekurangan Metode Diskusi
Setiap metode yang dipakai dalam proses belajar
mengajar di sekolah mempunyai kelebihan dan kekurangan, demikian halnya dengan
metode diskusi. Kelebihan dan kekurangannya sebagai berikut:
a. Kelebihan
metode diskusi
1) Suasana
kelas lebih hidup sebab siswa mengarahkan perhatian dan fikirannya kepada
masalah yang akan didiskusikan.
2) Dapat
memunculkan kreatifitas, ide, prestasi kepribadian individu seperti toleransi,
demokrasi, berfikir kritis, sistematis, sabar, dan sebagainya.
3) Kesimpulan
hasil diskusi mudah dipahami siswa karena mereka mengikuti proses berfikir
sebelum sampai pada suatu kesimpulan.
4) Siswa
dilatih belajar untuk mematuhi peraturan dan tata tertib layaknya dalam suatu
musyawarah.
5) Membantu
murid untuk mengambil keputusan yang tepat dan lebih baik.
6) Tidak
terjebak ke dalam pemikiran individu yang kadang-kadang salah, penuh prasangka
dan sempit, dengan diskusi seseorang dapat mempertimbangkan alasan pemikiran
orang lain.
7) Adanya
kesadaran siswa dalam mengikuti dan mematuhi aturan yang berlaku dalam diskusi
merupakan refleksi kesiswaan dan sikap mereka untuk berdisiplin dan menghargai
pendapat orang lain.
8) Metode
diskusi melibatkan semua siswa secara langsung dalam proses belajar.
9) Menumbuhkan
rasa percaya diri.
10) Dapat
menunjang usaha pengembangan sikap demokratis.
b. Kekurangan
metode diskusi
1) Kemungkinan
ada siswa yang tidak aktif sehingga diskusi baginya hanyalah merupakan kesempatan
untuk melepaskan tanggung jawab.
2) Sulit
menduga hasil yang dicapai karena waktu yang diperlukan untuk pembahasan
diskusi cukup panjang.
3) Siswa
mengalami kesulitan mengeluarkan ide-ide atau pendapat-pendapat mereka secara
ilmiah atau sistematis (Ramayulis, 2008:312).
Untuk mengatasi kekurangan atau kelemahan metode ini
maka diperlukan dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. Pimpinan
diskusi diberikan kepada siswa dan diatur secara bergiliran.
b. Pimpinan
yang diberikan kepada siswa perlu adanya bimbingan dari pihak guru.
c. Guru
mengusahakan agar seluruh siswa ikut aktif berpartisipasi dalam diskusi
d. Mengusahakan
supaya semua siswa mendapat giliran atau kesempatan berbicara sementara siswa
lain belajar mendengarkan pendapat temannya.
e. Mengoptimalkan
waktu yang ada supaya tercapai hasil yang maksimal.
f. Topik
yang dibahas dapat merangsang siswa untuk memperbincangkannya
g. Situasi
dan kondisi yang memungkinkan untuk dilaksanakannya diskusi.
h. Materi
yang didiskusikan sesuai dengan tingkat kemampuan siswa (Usman, 2002:37)
Indikator
Metode Diskusi
Metode
diskusi memiliki indikator sebagai berikut:
a.
Terdiri
dari beberapa orang, bisa lebih dari tiga orang.
b.
Ada
permasalahan yang sedang dicarikan solusi pemecahannya.
c.
Ada
yang menjadi pemimpin.
d.
Ada
proses tukar pendapat atau informasi.
e.
Menghasilkan
rumusan alternatif pemecahan masalah yang sedang dibahas.
Dengan
melaksanakan metode diskusi yang dilaksanakan dengan benar, maka suasana kelas
akan menjadi semakin hidup. Aktifitas setiap siswa dalam kelompok akan semakin
kelihatan. Semua siswa diharapkan berperan serta secara aktif dalam
menyampaikan pendapatnya.Dapat menerima pendapat dari anggota kelompok yang
mempunyai pendapat berbeda juga mewarnai kehidupan diskusi.Semakin banyak yang
berpendapat, maka kegiatan diskusi semakin baik.
Dalam
diskusi, peran guru hanya sebagai pengatur lalu lintas dan penunjuk jalan dalam
pelaksanaan diskusi.Pemecahan masalah diserahkan kepada semua siswa.
Selain
berperan mengatur jalannya diskusi, guru juga berperan untuk memberi bimbingan kepada
kelompok yang merasa menemukan kebuntuan dalam pelaksanaan diskusi. Sehingga
anggota kelompok tersebut dapat menemukan kembali arah tujuan dari permasalahan
yang akan dicarikan solusi pemecahannya. Guru juga dapat menjadi penengah
apabila kegiatan diskusi tidak dapat menentukan kesimpulan karena adanya
beberapa pendapat yang memiliki alasan yang sangat kuat. Dalam kondisi seperti
ini, peran guru sangat diperlukan agar suasana diskusi dapat kembali seperti
semula.
Hal-hal
yang dapat dilakukan guru agar pelaksanaan diskusi dapat berjalan dengan baik,
antara lain:
a. Menjelaskan kembali apa yang menjadi
pokok permasalahan apabila terjadi penyimpangan dalam pembicaraan.
b. Menunjukkan aspek penting yang
menjadi pembahasan.
c. Merumuskan kembali pertanyaan atau
jawaban siswa agar semakin memperjelas pendapat atau pertanyaan yang kurang
dimengerti oleh siswa yang lain.
d. Memberikan bimbingan apabila terjadi
kebuntuan dalam proses diskusi.
e. Menyimpulkan semua yang telah
dikemukakan siswa, serta menunjukkan alternatif pemecahan masalah yang paling
tepat.
f. Menjadi penengah manakala terjadi
perdebatan yang tidak segera dapat diselesaikan diantara siswa.
Apabila
hal-hal di atas dapat dilakukan oleh guru dalam pelaksanaan diskusi, maka
kegiatan diskusi akan dapat mencapai suatu penyelesaian masalah sesuai dengan
yang diharapkan.
Agar
pelaksanaan diskusi dapat berjalan dengan baik, maka guru harus memperhatikan
hal-hal sebagai berikut:
a. Menentukan masalah (topik) yang
dapat dijangkau oleh taraf berfikir siswa.
b. Mengemukakan masalah dengan memberi
penjelasan cara-cara pemecahannya, dan menjelaskan hasil apa yang ingin dicapai
dalam diskusi.
c. Dalam pembentukan kelompok hendaknya
diperhatikan kemampuan masing-masing siswa.
d. Menjelaskan tentang aturan-aturan
yang digunakan dalam kegiatan diskusi.
e. Diupayakan agar guru dapat
menumbuhkan ide-ide yang baik dari siswa.
f. Masing-masing siswa harus mencatat
hasil diskusi dan menyerahkan kepada guru.
Dalam kegiatan belajar mengajar,
metode diskusi baik digunakan apabila:
a. Guru ingin memberikan kesempatan
kepada siswa untuk menyalurkan kemam-puan masing-masing.
b. Guru ingin mengungkapkan berbagai
kemampuan yang dimiliki oleh siswa.
c. Ingin melatih siswa untuk
mengungkapkan ide-ide secara langsung.
d. Ingin membantu siswa dalam menilai
kemampuan diri sendiri dan teman-temannya.
e. Ingin memberikan motivasi kepada
anak untuk belajar lebih lanjut.
Dalam
penelitian ini pelaksanaan kegiatan diskusi dilakukan oleh kelompok-kelompok. Keberhasilan
diskusi tidak hanya diukur dari kebenaran tentang materi jawaban dalam
memberikan alternatif pemecahan masalah, tetapi lebih ditekankan pada kegiatan
atau partisipasi yang dilakukan oleh setiap individu dalam kelompok diskusi. Agar
siswa dapat secara aktif ikut berpartisipasi dalam kegiatan diskusi, maka dia
harus memiliki ketrampilan untuk bekerjasama dengan teman anggota kelompoknya.
Keterampilan kerja sama siswa dalam kelompok dapat dirumuskan dengan indikator
sebagai berikut :
a. Menghargai kesepakatan
b. Berpartisipasi secara aktif
c. Memberikan penghargaan dengan
menunjukkan simpati
d. Menerima tanggung jawab
e. Mendorong partisipasi
f. Membuat ringkasan dan kesimpulan (http://gurudesaku.blogspot.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar