Kata prestasi belajar terdiri dari dua suku kata,
yaitu prestasi dan belajar. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang
dimaksud dengan prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan,
dikerjakan, dan sebagainya).
Prestasi menurut WJS. Purwodarminto adalah hasil
yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya) dan menurut Mas’ud
Khasan Abdul Qohar, prestasi adalah apa yang telah diciptakan, hasil pekerjaan,
hasil yang menyenangkan hati yang diperoleh dengan keuletan kerja. Sedangkan
menurut Nasrun Harahap dan kawan-kawan memberi batasan bahwa prestasi adalah
penilaian pendidikan tentang perkembangan dan kemajuan murid yang berkenaan
dengan penguasaan bahan pelajaran yang disajikan kepada mereka serta nilai yang
terdapat dalam kurikulum.
Sedangkan pengertian belajar menurut Howard dalam
bukunya Wasty Soemanto belajar adalah proses dimana tingkah laku (dalam artian
luas) ditimbulkan atau diubah melalui
praktek atau latihan.
Untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan belajar
disini dipaparkan pengertian belajar:
a. Belajar
adalah suatu perubahan tingkah laku manusia sebagai hasil dari pengalaman,
tingkah laku dapat bersifat jasmaniah (kelihatan) dapat juga bersifat
intelektual atau merupakan suatu sikap sehingga tidak dapat dilihat.
b. Belajar
merupakan suatu proses timbulnya atau berubahnya tingkah laku melalui latihan
(pendidikan) yang membedakan dari perubahan oleh faktor-faktor yang tidak dapat
digolongkan dalam latihan (pendidikan).
c. Belajar
adalah suatu proses dimana suatu organisme berubah perilakunya sebagai akibat
dari pengalaman.
Belajar adalah rangkaian kegiatan jiwa raga, psiko
fisik untuk menuju ke perkembangan pribadi manusia yang seutuhnya yang
menyangkut unsur cipta, rasa dan karsa (Sardiman, 2007:21).
Skinner berpandangan bahwa belajar adalah suatu perilaku pada saat orang
belajar maka responnya menjadi lebih baik (Dimyati dan Mudjiono, 1999:9)
Belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan atau
perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku
yang baru berkat pengalaman dan latihan.
Belajar adalah proses perubahan tingkah laku pada
diri individu berkat adanya interaksi antara individu dengan lingkungannya (Uzer, 2008:5).
Berhasil atau gagalnya tujuan belajar adalah
terletak pada dirinya sendiri.Maka dirinya sendirilah yang bertanggung jawab
untuk melakukan kegiatan belajar agar berhasil.Andaikata mengalami kegagalan
maka akibat yang memikulnya adalah dirinya sendiri, tidak mungkin
perbuatan-perbuatan belajar dilakukan oleh orang lain, orang tua, guru, teman.
Orang lain hanya sebagai petunjuk saja. Yang memberikan dorongan dan bimbingan
yang diberikan serta untuk selanjutnya dipelajari sendiri dengan mengolah,
menyimpan dan memanifestasikan serta menerapkannya. Oleh karena itu kesuksesan
ini terletak pada diri sendiri (pelajar). Sudah barang tentu faktor kemauan,
minat, ketekunan, tekad untuk sukses, cita-cita yang tinggi merupakan
unsur-unsur mutlak yang bersifat mendukung usahanya.
Berdasarkan pengertian di atas maka dapat dijelaskan
bahwa prestasi belajar merupakan tingkat kemanusiaan yang dimiliki oleh siswa
dalam menerima, menolak dan menilai informasi-informasi sesuai dengan tingkat
keberhasilan sesuatu dalam mempelajari materi pelajaran, yang dinyatakan dalam
bentuk nilai atau raport setiap bidang studi setelah mengalami proses belajar
mengajar. Tinggi rendahnya prestasi belajar siswa dapat diketahui setelah
diadakan penilaian hasil belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar