Rabu, 02 April 2014

Pengertian Prestasi Belajar




Kata prestasi belajar terdiri dari dua suku kata, yaitu prestasi dan belajar. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang dimaksud dengan prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya).
Prestasi menurut WJS. Purwodarminto adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya) dan menurut Mas’ud Khasan Abdul Qohar, prestasi adalah apa yang telah diciptakan, hasil pekerjaan, hasil yang menyenangkan hati yang diperoleh dengan keuletan kerja. Sedangkan menurut Nasrun Harahap dan kawan-kawan memberi batasan bahwa prestasi adalah penilaian pendidikan tentang perkembangan dan kemajuan murid yang berkenaan dengan penguasaan bahan pelajaran yang disajikan kepada mereka serta nilai yang terdapat dalam kurikulum.
Sedangkan pengertian belajar menurut Howard dalam bukunya Wasty Soemanto belajar adalah proses dimana tingkah laku (dalam artian luas)  ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan.
Untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan belajar disini dipaparkan pengertian belajar:
a.       Belajar adalah suatu perubahan tingkah laku manusia sebagai hasil dari pengalaman, tingkah laku dapat bersifat jasmaniah (kelihatan) dapat juga bersifat intelektual atau merupakan suatu sikap sehingga tidak dapat dilihat.
b.      Belajar merupakan suatu proses timbulnya atau berubahnya tingkah laku melalui latihan (pendidikan) yang membedakan dari perubahan oleh faktor-faktor yang tidak dapat digolongkan dalam latihan (pendidikan).
c.       Belajar adalah suatu proses dimana suatu organisme berubah perilakunya sebagai akibat dari pengalaman.

Belajar adalah rangkaian kegiatan jiwa raga, psiko fisik untuk menuju ke perkembangan pribadi manusia yang seutuhnya yang menyangkut unsur cipta, rasa dan karsa (Sardiman, 2007:21).
Skinner berpandangan bahwa belajar adalah suatu perilaku pada saat orang belajar maka responnya menjadi lebih baik (Dimyati dan Mudjiono, 1999:9)
Belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan.
Belajar adalah proses perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dengan lingkungannya (Uzer, 2008:5).
Berhasil atau gagalnya tujuan belajar adalah terletak pada dirinya sendiri.Maka dirinya sendirilah yang bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan belajar agar berhasil.Andaikata mengalami kegagalan maka akibat yang memikulnya adalah dirinya sendiri, tidak mungkin perbuatan-perbuatan belajar dilakukan oleh orang lain, orang tua, guru, teman. Orang lain hanya sebagai petunjuk saja. Yang memberikan dorongan dan bimbingan yang diberikan serta untuk selanjutnya dipelajari sendiri dengan mengolah, menyimpan dan memanifestasikan serta menerapkannya. Oleh karena itu kesuksesan ini terletak pada diri sendiri (pelajar). Sudah barang tentu faktor kemauan, minat, ketekunan, tekad untuk sukses, cita-cita yang tinggi merupakan unsur-unsur mutlak yang bersifat mendukung usahanya.
Berdasarkan pengertian di atas maka dapat dijelaskan bahwa prestasi belajar merupakan tingkat kemanusiaan yang dimiliki oleh siswa dalam menerima, menolak dan menilai informasi-informasi sesuai dengan tingkat keberhasilan sesuatu dalam mempelajari materi pelajaran, yang dinyatakan dalam bentuk nilai atau raport setiap bidang studi setelah mengalami proses belajar mengajar. Tinggi rendahnya prestasi belajar siswa dapat diketahui setelah diadakan penilaian hasil belajar.

Tidak ada komentar:

Kisah Mata Air Keabadian

Kisah ini diriwayatkan oleh Ats-Tsa’labi dari Imam Ali ra. Pada zaman dahulu hiduplah seorang hamba Allah SWT yang melebihkan kepada d...