Selasa, 01 April 2014

Fungsi Metode Diskusi I Penerapan Metode Diskusi



 Fungsi Metode Diskusi
Didalam buku Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam (1995), fungsi dari diskusi antara lain:
a.    Untuk merangsang murid-murid berfikir dan mengeluarkan pendapat-pendapatnya sendiri, serta menyumbangkan fikiran-fikiran dalam masalah bersama.
b.    Untuk mengambil satu jawaban aktual atau suatu rangkaian yang didasarkan atas pertimbangan yang seksama.
Sedangkan tujuan penggunaan diskusi dalam proses belajar mengajar di kelas, di samping sebagai alat untuk mencapai tujuan instruksional, juga dimaksudkan untuk memperoleh berbagai keuntungan yang lain. Keuntungan-keuntungan itu antara lain: siswa dapat saling berbagi informasi tentang pengalaman dalam menjelajahi gagasan baru atau masalah yang harus dipecahkan oleh mereka, dapat mengembangkan kemampuan untuk berfikir dan berkomunikasi, serta keterlibatannya dalam perencanaan dan pengambilan keputusan dapat meningkat.
Dari penjelasan diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa fungsi diskusi yaitu untuk memberikan dorongan (stimulus) kepada siswa, sehingga dapat memberikan pendapat, ide, pemikiran yang berguna bagi pemecahan masalah.Sedangkan tujuan penggunaan, metode diskusi adalah untuk melatih dan membina aspek kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dalam hal penyampaian pendapat dan pikiran sehingga siswa terbiasa menyelesaikan sendiri permasalahan yang dihadapi baik permasalahan individu maupun kelompok.
Penerapan Metode Diskusi
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan metode diskusi,yaitu:
a.    Persiapan atau perencanaan diskusi
1)      Tujuan diskusi harus jelas agar pengarahan diskusi lebih terjamin.
2)      Peserta diskusi harus memenuhi persyaratan tertentu yang jumlahnya harus disesuaikan dengan sifat diskusi itu sendiri.
3)      Penentuan dan perumusan masalah yang akan didiskusikan harus jelas.
4)      Waktu dan tempat diskusi harus tepat sehingga tidak akan berlarut-larut.
b.    Pelaksanaan diskusi
1)      Membuat struktur kelompok
2)      Pembagian tugas dalam diskusi
3)      Mendorong seluruh anggota untuk berpartisipasi
4)      Mencatat ide atau saran yang penting
5)      Menghargai setiap pendapat peserta lain
6)      Menciptakan suasana yang menyenangkan
c.    Tindak lanjut diskusi
1)      Membuat hasil atau kesimpulan dari diskusi
2)      Membacakan kembali hasil diskusi untuk diadakan koreksi seperlunya
3)      Membuat penilaian terhadap pelaksanaan diskusi untuk dijadikan bahan pertimbangan dan perbaikan pada diskusi mendatang.
Berhasil tidaknya suatu diskusi banyak tergantung pada beberapa faktor sebagaimana berikut:
a.    Kepandaian dan kelincahan pimpinan diskusi
b.    Jelas atau tidaknya masalah dan tujuan yang dirumuskan
c.    Partisipasi dari setiap anggota
d.   Terciptanya situasi yang mendorong jalannya diskusi
e.    Mengusahakan masalah supaya cukup problematik dan merangsang siswa untuk berfikir (Ramayulis, 2008:41).
Dari penjelasan diatas penulis dapat memberikan kesimpulan bahwa dalam penerapan metode diskusi seseorang harus melalui langkah-langkah yaitu persiapan, pelaksanaan diskusi dan tindak lanjut diskusi. Diskusi akan berjalan dengan lancar dan baik atau tidaknya tergantung pada pimpinan atau ketua diskusi. Selain itu, masalah yang didiskusikan harus menarik partisipasi peserta diskusi serta situasi pada waktu pelaksanaan diskusi.

Tidak ada komentar:

Kisah Mata Air Keabadian

Kisah ini diriwayatkan oleh Ats-Tsa’labi dari Imam Ali ra. Pada zaman dahulu hiduplah seorang hamba Allah SWT yang melebihkan kepada d...