Minggu, 11 Mei 2014

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT)




Model pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran yang memprioritaskan pada kerjasama antar siswa dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sebenarnya, pembelajaran kooperatif merupakan ide lama. Sejak awal abad pertama, seorang filosof berpendapat bahwa dalam mengajar seseorang harus memiliki pasangan/teman dalam Ibrahim (2000:12).
Nurhadi dalam Awaliyah (2008:12-14) mengemukakan bahwa langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe NHT sebagai pengganti pertanyaan seluruh kelas. langkah-langkah tersebut kemudian dikembangkan menjadi enam langkah sesuai dengan kebutuhan penelitian ini, enam langkah tersebut adalah sebagai berikut:
Langkah 1: Persiapan
Dalam langkah ini guru mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) yang sesuai dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT.
Langkah 2: Pembentukan Kelompok
Dalam pembentukan kelompok, disesuaikan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yaitu guru membagi para siswa menjadi beberapa kelompok atau tim yang beranggotakan 4 orang dan memberi mereka nomor sehingga tiap siswa dalam kelompok tersebut memiliki nomor berbeda. Kelompok-kelompok ini terdiri dari siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Selain itu, dipertimbangkan kriteria heterogenitas lainnya seperti jenis kelamin dan ras. Dalam penelitian ini menggunakan nilai tes awal untuk dijadikan dasar dalam menentukan masing-masing kelompok. Sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai, guru memperkenalkan keterampilan kooperatif dan menjelaskan tiga urutan keterampilan dasar pembelajaran kooperatif, yaitu: 1)tetap berada dalam kelas; 2) mengajukan pertanyaan dalam kelompok sebelum mengajukan pertanyaan pada guru; dan 3) memberikan umpan balik terhadap ide-ide serta menghindari saling mengkritik sesama siswa dalam kelompok.

Langkah 3: Diskusi Masalah
Pada langkah diskusi masalah, Guru membagikan LKS kepada setiap siswa sebagai bahan yang akan dipelajari. Dalam kerja kelompok, setiap siswa berpikir bersama untuk mengembangkan dan meyakinkan bahwa setiap orang mengetahui jawaban dari pertanyaan yang ada dalam LKS atau pertanyaan yang telah diberikan oleh guru. Pertanyaan dapat bervariasi dari yang bersifat spesifik sampai yang bersifat umum.
Langkah 4: Memanggil Nomor Anggota
Dalam langkah ini, guru menyebut satu nomor para siswa dari tiap pihak kelompok dengan nomor yang sama mengangkat tangan dan menyiapkan jawaban untuk seluruh kelas. Kemudian mempresentasikan di depan kelas, siswa dari kelompok lain menanggapi.
Langkah 5: Memberi Kesimpulan
Dalam langkah ini, guru memberikan kesimpulan atau jawaban akhir dari semua pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang disajikan.
Langkah 6: Memberikan Penghargaan
Pada langkah ini, guru memberikan penghargaan berupa kata-kata pujian, tepuk tangan dan nilai yang lebih tinggi kepada kelompok yang hasil belajarnya lebih baik.

Tidak ada komentar:

Kisah Mata Air Keabadian

Kisah ini diriwayatkan oleh Ats-Tsa’labi dari Imam Ali ra. Pada zaman dahulu hiduplah seorang hamba Allah SWT yang melebihkan kepada d...